Pertanian Jantung Bangsa


http://ekonomi.kompasiana.com/agrobisnis/2012/10/10/pertanian-jantung-bangsa-494596.html

Apakah kita pernah bertanya pada pribadi kita, karena apa kita bisa bertahan hidup sampai sekarang? Siapa selama ini yang telah berjasa menyediakan kebutuhan utama untuk memenuhi keberlangsungan hidup? Dan bagaimana cara para penyedia untuk memenuhi kebutuhan utama kita? Kalau dilihat dari kenyataan sekarang, sangat jarang ada timbul pertanyaan seperti itu.Terkadang yang kita pikirkan hanyalah “yang penting kebutuhanku sudah ada dan terpenuhi”. Tidak pernah ada rasa untuk mengetahuinya.

Sangat tidak rasional apabila seperti itu banyak terjadi di negara Indonesia. Indonesia yang disebutkan sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, tapi nyatanya masih banyak warga yang tidak mau tahu tentang orang yang telah berjasa dalam pemenuhan kebutuhannya. Mereka tidak ada rasa peduli dan tidak ada rasa simpati. Bagaimana nasib Indonesia nantinya apabila landasan negaranya tidak bisa diterapkan. Mau dibawa kemana Indonesia ini?

Pangan yang merupakan  salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi, seharusnya menjadi salah satu fokus utama dalam kehidupan dan sistem pemerintahan di suatu negara. Khususnya di Indonesia, kebutuhan pangan haruslah menjadi topik yang signifikan bagaimana upaya dalam pengembangan dan pemenuhannya. Bukan seperti kenyataan yang terjadi sekarang, yang dipikirkan oleh pemerintah hanya pemenuhan tanpa ada dasar ingin menjadi produsennya.

Pangan yang dihasilkan dari kegiatan pertanian merupakan dasar dan kunci bagi suatu negara untuk mengembangkan negara yang bersangkutan. Dengan kegiatan pertanian yang bagus dan tertata dengan rapi sangat mempengaruhi perkembangan negara, hal ini juga akan menjadi tolak ukur bagi negara lain mengenai perkembangan di negara tersebut.

Kualitas dari suatu negara dapat ditentukan dari kegiatan pertaniannya. Walaupun teknologi suatu negara itu tidak begitu berkembang, tetapi apabila pertaniannya sangat maju dan menjadi sumber pangan bagi dunia, akan mempengaruhi negara lain untuk menjadikan negara tersebut sebagai negara yang berkembang. Inilah nantinya yang akan menumbuhkan terjadinya kebangkitan nasional dan rasa nasionalisme.

Pertanian juga merupakan jantung bagi suatu negara. Tanpa ada pertanian, mustahil jika kebutuhan pangan dinegara itu bisa terpenuhi dan sangat sulit untuk berkembang. Karena pangan adalah kebutuhan utama dan mendasar setiap makhluk hidup dan tidak bisa hidup tanpanya. Sampai sekarang belum ada yang bisa menggantikan peran pangan bagi kehidupan.

Peluang Pertanian Indonesia

Khususnya di negara Indonesia, dalam pengembangan kegiatan pertanian mempunyai peluang sangat besar. Sumber daya alam yang begitu melimpah dan sumber daya manusianya yang sangat banyak bisa menjadi dasar pengembangan pertanian. Iklim dan tanahnya sangat mendukung dalam pengembangan ini.

Indonesia telah memiliki 3 syarat dalam pertanian, yaitu lahan, air, dan sinar matahari yang letak Indonesia sangat strategis di bawah garis khatulistiwa. Kebutuhan dalam pengembangan pertanian sudah dimiliki oleh Indonesia. Mendengar hal ini  mungkin akan muncul pertanyaan lagi di benak kita, kenapa Indonesia masih saja kekurangan dalam pemenuhan pangan sedangkan kaya akan segalanya? Dan kenapa Indonesia masih melakukan impor bahan pangan sedangkan yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara agraris yang luas akan lahan pertanian?

Generasi muda saat ini sangat disarankan untuk lebih lihai memahami kondisi yang sedang dihadapi Indonesia. Dari setiap permasalahan harus ada timbul dibenak kita bagaimana cara untuk mengatasi dan mengendalikannya. Karena jika saat ini tidak bisa dipikirkan para generasi sebagai penerus bangsa, Indonesia kemungkinan akan terjual ke negara yang lebih cerdik dan lebih pintar dari kita atau kemungkinan kita akan kembali dijajah oleh negara luar.

Di Indonesia, jumlah penduduk yang semakin meningkat sangat mempengaruhi kegiatan pertanian. Lahan pertanian semakin sempit karena dialih fungsikan untuk tempat pemukiman, pembangunan jalan dan pembangunan kepentingan umum. Tempat pemukiman adalah hal utama dalam pengalihan fungsi. Untuk mengatasi ini pemerintah daerah seharusnya membangun perumahan yang bertingkat tinggi dan membatasi pembangunan yang memboroskan lahan.

Dalam meningkatkan dan membangkitkan pertanian di Indonesia perlu pembenahan yang real dan kualifikasi yang mantap. Kualifikasi ini nantinya akan menjadi dasar pergerakan untuk munculnya sistem pertanian yang berbasis teknologi dengan pencapaian yang maksimal. Dengan adanya hal ini akan membangkitkan semangat juang para petani khususnya dari keterpurukan.

Nilai dari pertanian sangat tinggi dan dapat menciptakan serta meningkatkan martabat warga Indonesia dihadapan warga negara lain. Martabat yang tinggi akan membangkitkan rasa nasionalisme dan perjuangan terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Hierarki bangsa Indonesiapun akan semakin tinggi dimata dunia. Pencapaian yang seperti ini lah yang perlu dilakukan dengan pemantapan strateginya.

Bila keterpurukan pertanian tetap saja ada ditangan Indonesia, negara ini akan sulit untuk berkembang sekalipun sistem teknologinya maju. Karena pertanian adalah kunci kesuksesan dan pencapaian tujuan bangsa. Jika pertanian lemah, maka kita akan tergantung pada produsen pangan dari luar negeri. Segala harga dan substansi yang ada akan tergantung pada negara tersebut.

Saatnya Indonesia berbenah diri dalam peningkatan pertanian, untuk mengendalikan keterpurukan bangsa. Jika Indonesia masih tetap terpuruk, kebangkitan nasional tidak akan bisa terjamin dengan baik dan pencapaian tujuan bangsa akan berjalan ditempat atau kemungkinan mundur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s