Buku atau Game Online


http://edukasi.kompasiana.com/2012/10/10/buku-atau-game-online-494587.html

“Buku adalah gudang ilmu”, “Buku adalah jendela dunia.” Demikian lah kata-kata yang sering kita dengar dan kita ucapkan. Entah dari mana asal kata-kata bijak itu, tapi yang jelas kata-kata itu sudah turun-temurun kita dengar.  Dari dalam buku kita akan menemukan inspirasi, motivasi, dan berbagai khasanah ilmu pengetahuan. Buku juga merupakan sumber harta yang tak ternilai harganya. Uang bisa habis, harta milik bisa lenyap, tapi pengetahuan tidak bisa dicuri.

Dalam kehidupan sekarang kata-kata seperti di atas hanya menjadi sekedar omongan saja, banyak diantara manusia jaman sekarang khususnya pelajar sebagai generasi bangsa sangat jarang untuk membaca buku. Mereka lebih mementingkan permainan daripada membaca buku.

Sadar tidak sadar, terkadang kita memang meremehkan yang namanya buku, sering kita tidak memperdulikan kata “Buku adalah gudang ilmu”, “Buku adalah jendela dunia.” Tapi dibalik ketidaksadaran kita itu, kita telah menjadikan diri kita sendiri menjadi bodoh yang tidak mengerti apa-apa.

Kita memang sangat bagus mengikuti yang namanya perkembangan jaman dan sangat diwajibkan, tapi disamping itu kita harus sadar bahwa tanpa membaca buku pngetahuan kita mungkin tidak akan cepat berkembang dan kita kurang mengetahui mengenai suatu hal yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan .

Pelajar sebagai generasi muda sangat dianjurkan  untuk sering membaca buku khususnya yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Tapi dari kenyataannya justru generasi muda pada saat ini semakin menjauh dengan yang namanya buku. Salah satu penyebab masalah ini adalah game online yang semakin berkembang pesat dalam kehidupan sekarang.

Game online sudah merasuki pikiran generasi muda sekarang, terkadang mereka lebih mementingkan bermain game daripada sesutau yang sebenarnya sangat berguna bagi masa depannya sendiri khususnya sekolah/kuliah. Pada waktu jam pelajaran, banyak diantara  pelajar yang asyik bermain game di warnet. Mereka tidak memikirkan sekolahnya lagi sehingga banyak pelajar yang berhenti sekolah karena malas.

Walaupun game sebenarnya ditujukan untuk anak-anak dan remaja, tidak sedikit orang dewasa yang kerap memainkannya. Bahkan beberapa di antaranya menjadikan game sebagai pekerjaan dan media untuk mendapatkan uang. Keberadaan game dan pengaruhnya bagi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja masih menjadi kontroversi hingga saat ini. Banyak para peneliti yang mengatakan bahwa game computer/game online adalah pemicu kekerasan dalam dunia nyata.

Game dan buku memang sangat bertolak belakang, dan faktanya  game lebih banyak diminati daripada buku. Salah satu penyebab hal ini adalah minimnya kesadaran akan pentingnya membaca buku. Seperti kata Mohammad Nuh, ”kegairahan membaca harus terus digelorakan di tengah masyarakat pada semua kalangan. Buku dan orang bijak adalah guru dalam kehidupan. Buku membuka cakrawala baru serta memperkaya wawasan setiap orang. Tamat perguruan tinggi bukan berarti selesai sudah belajar. Masih ada tempat belajar lainnya, yakni membaca buku,”

Bermain game memang tidak salah , tapi dalam bermain game harus mempunyai batas-batasnya juga. Jangan lah karena asyiknya bermain game menjadi lupa akan tugas-tugas lainnya. Hal ini lah yang sering terjadi pada peminat game online. Mereka lupa akan tanggung jawab mereka sendiri. Membaca buku itu jauh lebih penting daripada bermain game. Dengan banyak membaca dapat mencerdaskan intelektual, spiritual, emosional, dan kepercayaan diri yang berpadu dengan kerendahan hati. Membaca akan membuka peluang untuk menyerap sebanyak mungkin ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan. Membaca akan menumbuhkan kemampuan untuk berpikir kreatif, kritis, analitis dan imajinatif. Melalui membaca akan membentuk kemampuan berpikir lewat proses: menangkap gagasan/informasi, memahami, mengimajinasikan, menerapkan dan mengekspresikan.

Bagi sebagian orang membaca itu merupakan aktifitas yang menjemukan. Memang membaca itu gampang dan semua orang bisa, namun yang sulit adalah memahami, mengolah kata dan menyerap makna yang terkandung didalam sebuah susunan kata-kata yang dibaca.

Ada baiknya membiasakan membaca sejak dini. Biasanya kita tidak terbiasa dengan membaca karena dari awal kita tidak dibiasakan membaca. Sesudah itu kita asyik dengan kebiasaan kita dan tidak mencoba membiasakan diri bergelut dengan dunia kata. Padahal, pada kata yang tersusun rapi ada ilmu yang bergizi.

Bila kita mempunyai kebiasaan membaca akan memiliki keterampilan, kemampuan dan ketajaman mencerna isi bacaan. Apa yang menggerakkan kita untuk membaca akan menentukan bagaimana kita menyerap dan memahami informasi yang kita lahap.

Semakin sering kita membaca buku yang bermanfaat, baik penuturan kata dan kemampuan berpikir akan lebih matang dan tertata. Otomatis, kita akan memiliki kerangka berpikir yang kokoh dan rapi dalam menimbang dan menilai apa yang kita serap dengan lebih baik.

Satu lagi manfaat bila kita sering membaca, kita akan terbiasa berpikir dan menggunakan pengetahuan yang kita miliki untuk memahami sekeliling dan akan terus mencoba untuk memahami segala sesuatu secara lebih teratur.

Karena begitu pentingnya dalam membaca, utamakan lah membaca buku yang bermanfaat dari pada bermain game online yang hanya membuang-buang waktu luang dan menghabiskan uang.

2 thoughts on “Buku atau Game Online

  1. bagaimana jika game online yang dibuat sebagai buku ? apakah bermanfaat?
    saya sedang membuat buku seperti itu untuk skripsi
    karena terus terang saya seorang gamer namun saya bisa membagi waktu dan tidak meninggalkan kewajiban saya sebagai seorang pelajar.

    maka dari itu saya buat skripsi dari hal yang saya sukai yaitu game.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s