Merdeka Tetapi Sengsara


http://politik.kompasiana.com/2012/08/19/merdeka-tetapi-sengsara-480892.html

Catatan 17 Agustus 2012

137068824380129982

Sumber : http://1.bp.blogspot.com/_3T9hwP4cgXM/TGk92pmj0xI/AAAAAAAAAhk/yh7MJsvuYu8/s1600/HUT+65+Tahun+Indonesia+Merdeka.jpg

Sejarah mencatat bahwa Indonesia telah dinyatakan merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 setelah mengalami penjajahan dari bangsa Eropa kurang lebih selama 3,5 abad. Selama 3,5 abad ini Indonesia dinyatakan menderita dan teraniaya oleh bangsa lain yang tidak memiliki rasa perikemanusiaan dan perikeadilan. Dari penderitaan yang mereka rasakan, maka muncullah keinginan para pejuang bangsa untuk memberontak atas ketertindasan mereka.

Kalau sedikit kita mengingat masa lalu dimana para pejuang berani mempertaruhkan nyawanya hanya untuk membela negara Indonesia agar terbebas dari segala penjajahan. Keterpurukan Indonesia saat itu sangatlah memprihatinkan, atau sekilas kita melihat film dilayar televisi yang diulang kembali sekedar mengingatkan kepada masayarakat Indonesia tentang para pejuang yang tengah membela bangsa itu tidaklah mudah. Sungguh berani mereka, dengan semangat seluruh tumpah jiwa raganya hanya untuk kemerdekaan rakyat Indonesia.

Indonesia sekarang ini sudah menikmati hasil dari perjuangan para pahlawan – pahlawan bangsa dahulu yang begitu berjasa menumpas para penjajah selama 67 tahun. Jika dilihat dari angka 67 ini, Indonesia sudah layak dinyatakan sebagai negara yang telah berkembang pesat dan segala permasalahan yang dialami oleh Indonesia bisa cepat teratasi dengan baik. Tetapi fakta yang kita lihat sekarang adalah bahwa Indonesia masih saja diselubungi oleh permasalahan – permasalahan besar yang penyelesaiannya tidak memuaskan rakyat dan selalu memakan waktu yang cukup lama.

Jika sebelum tahun 1945 musuh besar rakyat Indonesia adalah bangsa – bangsa lain, pada saat ini musuh besar Indonesai adalah msyarakatnya sendiri yang hanya mementingkan kepribadiannya saja dan tidak pernah peduli dengan rakyat lainnya. Hal ini lah permasalahan utama bagi bangsa Indonesia sehingga Indonesai yang telah dinyatakan merdeka selama 67 tahun masih saja dibawah penderitaan dan tidak merasakan kemerdekaaan yang sebenarnya.

Arti kemerdekaan yang sebenarnya itu haruslah dialami oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesai tanpa terkecuali. Jika kita tarik arti dari kemerdekaan itu adalah bahwa merdeka harus bebas dari belenggu kelaliman, rakyat harus lepas dari beban yang berat dan diberikan kebebasan hidup di alam yang merdeka bukan dibawah ketertindasan, serta rakyat yang kelaparan dan miskin harus diberi makanan dan dibawa kedalam kehidupan yang sejahtera.

Dari ketiga arti dari kemerdekaan yang sebenarnya itu jika kita lihat fakta yang sedang terjadi belum mendapatkan hasilnya dan belum dijalankan secara penuh oleh Pemerintah dan Penguasa Negeri serta orang kaya negeri ini, walaupun semuanya sudah tertulis baik di kitab Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang, Peraturan Menteri bahkan sampai Visi dan Misi Perusahaan – perusahaan para konglomerat negera, serta segala instansi – instansi di negara ini.

Melihat kondisi yang terjadi di Indonesai pada saat ini mungkin banyak pertanyaan yang muncul dibenak kita, mengapa Indonesia yang telah mengalami kemerdekaan selama 67 tahun masih saja mengalami penderitaan yang besar dan sulit untuk diselesaikan? Apa yang sedang terjadi di Indonesia sehingga masyarakatnya masih banyak yang mengalami penderitaan yang tidak kunjung selesai?

Segala pertanyaan – pertanyaan yang seperti ini mungkin sering muncul dan kita sudah tahu jawabannya dan apa penyebabnya. Tetapi terkadang kita sebagai warga negara Indonesai yang tidak menikmati arti dari kemerdekaan itu diam saja tanpa ada pemberontakan dari ketidakadilan yang sedang terjadi di negara ini.

Dari ketiga pemahaman kemerdekaan yang sudah saya sebutkan diatas jelas kita ketahui bahwa di Indonesia saat ini sudah banyak terjadi ketimpangan – ketimpangan baik ketimpangan sosial, hukum dan perundang – undangan. Diantaranya yaitu Masih dijumpainya penyerobotan tanah, penggusuran, perampasan hak atas harta benda dan penghilangan nyawa di berbagai daerah di Indonesia.

Perlakuan hukum yang timpang antara satu Warga Negara Indonesia yang satu dengan yang lainnya juga masih sering terjadi di negara ini. Kelaliman para penegak hukum yang menindas dan diskriminatif terhadap rakyat kecil sungguh masih dirasakan oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Begitu juga dengan keinginan berkuasa para pembesar negeri ini yang tujuannya bukan untuk mensejahterakan rakyatnya akan tetapi untuk mengangkangi proyek – proyek  besar dan mengeruk kekayaan di daerahnya yang masih saja merajalela.

Tindakan para komprador bangsa terus berlanjut tanpa adanya perlakuan yang tegas dari pemerintahan Indonesia. Hal ini akan menjadi pemicu semakin banyak dan semakin berkembangnya para komprador untuk menguasai segala isi negara ini.

Rakyat Indonesia sebagian besar masih dalam keadaan hidup sulit, sangat sederhana ; Beban hidup yang menghimpit yang harus ditanggungnya, pelayanan kesehatan yang sangat minim dan mahal, surat keterangan miskin pun tidak mudah didapat walau betul – betul sudah miskin. Pengangguran yang semakin besar, kesulitan mencari pekerjaan, dan menanggung biaya pendidikan yang sangat mahal bagi anak – anaknya. Sekolah gratis yang dijanjikan dari TK-SD-SMP tidak semua sekolah negeri dan daerah mampu menyelenggarakan.

Wajib belajar 9 tahun yang membodohi rakyat, karena lulus SMU & Universitas pun juga belum tentu mampu bersaing di dunia kerja apalagi hanya lulus SMP.

Rakyat akan merasakan kemerdekaan bilamana beban hidup mereka terasa ringan, himpitan kesulitan hidup teratasi dengan mudah serta adanya harapan untuk diringankan penderitaan hidupnya melalui perbaikan – perbaikan nyata yang memang diperlukan untuk kebutuhan jangka panjang, bukan berupa bantuan – bantuan yang sudah jadi tanpa ada pemenfaatan selanjutnya.

Pemerintah harus lebih peka akan kondisi indonesai saat ini dan harus lebih memperjuangkan kemerdekaan yang sebenarnya bukan membebaskan mereka para komprador untuk berbuat semaunya saja. Segala permasalahan harus segera diselesaikan dengan baik dan para pelaku korupsi harus diberikan hukuman yang seberat – beratnya karena mereka telah merebut kemerdekaan rakyat kecil.

MERDEKAAAAA!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s