Perdagangan Besar dan Ritelagribisnis


PENDAHULUAN

Perdagangan atau perniagaan adalah kegiatan tukar menukar barang atau jasa atau keduanya. Pada masa awal sebelum uang ditemukan, tukar menukar barang dinamakan barter yaitu menukar barang dengan barang. Pada masa modern perdagangan dilakukan dengan penukaran uang. Setiap barang dinilai dengan sejumlah uang. Pembeli akan menukar barang atau jasa dengan sejumlah uang yang diinginkan penjual.

Hambatan perdagangan adalah regulasi atau peraturan pemerintah yang membatasi perdagangan bebas. Bentuk-bentuk hambatan perdangangan antara lain:
 Tarif atau bea cukai. Tarif adalah pajak produk impor.
 Kuota. Kuota membatasi banyak unit yang dapat diimpor untuk membatasi jumlah barang tersebut di pasar dan menaikkan harga.
 Subsidi. Subsidi adalah bantuan pemerintah untuk produsen lokal. Subsidi dihasilkan dari pajak. Bentuk-bentuk subsidi antara lain bantuan keuangan, pinjaman dengan bunga rendah dan lain-lain.
 Muatan lokal.
 Peraturan administrasi.
 Peraturan antidumping.

Hambatan perdangan mengurangi efisiensi ekonomi, karena masyarakat tidak dapat mengambil keuntungan dari produktivitas negara lain. Pihak yang diuntungkan dari adanya hambatan perdangan adalah produsen dan pemerintah. Produsen mendapatkan proteksi dari hambatan perdagangan, sementara pemerintah mendapatkan penghasilan dari bea-bea.

Argumen untuk hambatan perdangan antara lain perlindungan terhadap industri dan tenaga kerja lokal. Dengan tiadanya hambatan perdangan, harga produk dan jasa dari luar negeri akan menurun dan permintaan untuk produk dan jasa lokal akan berkurang. Hal ini akan menyebabkan matinya industri lokal perlahan-lahan. Alasan lain yaitu untuk melindungi konsumen dari produk-produk yang dirasa tidak patut dikonsumsi, contoh: produk-produk yang telah diubah secara genetika.

Di Indonesia, hambatan perdagangan banyak digunakan untuk membatasi impor pertanian dari luar negeri untuk melindungi petani dari anjloknya harga lokal.

PEMBAHASAN

PERDAGANGAN BESAR
Pedagang yang berjualan secara besar-besaran (dengan modal besar); pedagang yang melakukan penyerahan barang kena pajak, bukan sebagai pedagang eceran.

Berdasarkan Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1988, yang dimaksud dengan pedagang besar adalah pengusaha dengan nama dan dalam bentuk apapun dalam usaha perdagangan yang dalam lingkungan perusahaan atau pekerjaannya melakukan penyerahan BKP kepada pihak manapun kecuali yang semata-mata melakukan penyerahan sebagai pedagang pengecer.

Selain itu dapat diartikan juga bahwa Perdagangan besar adalah kegiatan penjualan kembali (tanpa perubahan teknis) barang baru maupun bekas yang pada umumnya dalam partai besar kepada pedagang eceran, perusahaan industri, kantor, rumah sakit, rumah makan, akomodasi, atau kepada pedagang besar lainnya, atau kegiatan sebagai agen atau perantara dalam pembelian atau penjualan barang dagangan dari/kepada orang atau perusahaan sejenis.

TIPE-TIPE PERDAGANGAN BESAR
Pedagang besar dikelompokkan ke dalam tiga kelompok utama, yaitu pedagang besar perdagangan, pialang dan agen, serta cabang dan kantor pabrikan.

a. Pedagang besar perdagangan adalah kelompok tunggal terbesar pedagang besar yang menyumbang sekitar 50 persen dari semua perdagangan besar, terdiri dari:
1. Pedagang besar layanan penuh
 Pedagang Besar Umum : membawa bermacam-macam barang dagangan
luar negeridan melaksanakan semua fungsi saluran. Tipe pedagang ini lazimnya ditemukan dalam industri perangkat keras, obat-obatan, dan pakaian.
 Pedagang Besar Khusus : menawarkan suatu jajaran produk yang cukup sempit tetapi mempunyai bermacam-macam/sortiran yang luas di dalam lini produk. Mereka melaksanakan semua fungsi salurandan biasanya ditemukan dibidang kesehatan makanan, suku cadang otomotif, dan industri makanan laut.

2. . Pedagang besar layanan terbatas
 Pedagang besar bayar dan bawa pulang
 Pedagang besar dengan truk
 Pedagang besar pengirim dalam transit
 Pedagang besar pengisi rak
 Koperasi produsen
 Pedagang besar pesanan via surat

b. Pialang adalah pedagang besar yang tidak mengambil alih hak atas barang dan fungsinya adalah mempertemukan pembeli dan penjual dan membantu negosiasi. Sedangkan agen adalah pedagang besar yang mewakili pembeli atau penjual berdasarkan tarif yang relatif permanen, melakukan hanya beberapa fungsi dan tidak mengambil alih atas hak barang.
 Agen pabrikan
 Agen penjualan
 Agen pambelian
 Pedagang komisi

c. Cabang dan kantor pabrikan dan pengecer adalah penjualan perdagangan besar oleh penjual atau pembeli sendiri bukannya melalui pedagang besar independen.
• Cabang dan kantor penjualan
• Kanor pembelian

KEPUTUSAN PEMASARAN PEDAGANG BESAR
Keputusan Pasar Sasaran dan Positioning
Seperti pengecer, pedagang besar harus mendefinisikan pasar sasaran mereka dan posisi mereka sendiri secara efektif. Mereka dapat memilih kelompok sasaran berdasarkan ukuran pelanggan (hanya pengecer besar), berdasarkan jenis pelanggan (hanya toko makanan sehari-hari), berdasarkan kebutuhan akan layanan (para pelanggan yang membutuhkan kredit), atau factor-faktor lain.

Pedagang besar dapat mengidentifikasi pelanggan yang lebih menguntungkan, mendesain tawaran yang lebih kuat, dan membangun hubungan yang lebih baik kepada pelanggan. Pedagang besar dapat mengusulkan sisitem pemesanan ulang otomatis, membentuk sistem pelatihan dan konsultasi manajemen, atau bahkan mensponsori rantai sukarela. Mereka dapat menghambat para pelanggan yang kurang menguntungkan dengan mensyaratkan pesanan yang lebih besar atau menambahkan biaya layanan atas pesanan kecil.

Keputusan Bauran Pemasaran
Seperti pengecer, pedagang besar juga harus memutuskan pilihan produk dan layanan, harga, promosi, serta tempat. “Produk” pedagang besar adalah pilihan produk dan jasa yang ia tawarkan. Harga juga merupakan keputusan pedagang besar yang penting. Pedagang besar biasanya mengambil mark-up atas biaya pokok penjualan dengan presentase standar.

Promosi juga merupakan hal yang penting bagi kesuksesan pedagang besar, kebanyakan pedagang besar tidaklah sadar-promosi. Mereka menggunakan pemasangan iklan perdagangan, promosi penjualan, penjulan pribadi, dan hubungan masayarakat kebanyakan secara acak-acakan dan tidak terencana. Mereka seharusnya menyusun strategi promosi yang menyeluruh dan memanfaatkan lebih banyak program dan materi promosi pemasok sehingga program promosi mereka dapat berjalan sesuai rencana.

Akhirnya,tempat juga penting karena pedagang harus memilih lokasi dan fasilitas mereka secara seksama. Pedagang besar biasanya bertempat di wilayah dengan sewa dan tarif pajak yang rendah, dan cenderung menginvestasikan sedikit uang dalam bangunan, peralatan, dan sistem mereka. Sebagai akibatnya, penanganan bahan bakudan sistem pemrosesan pesanan sering ketinggalan jaman. Namun, pedagang besar modern mengadaptasikan layanan mereka terhadap kebutuhan pelanggan sasaran dan mancari metode pengurangan biaya penyelenggaraan kegiatan bisnis.

TREN PENJUALAN PERDAGANGAN BESAR
Ketika industri perdagangan besar yang berkembang pesat bergerak menuju abad ke-21, industri itu menghadapi banyak tantangan. Industri itu tetap rapuh terhadap tren yang paling bertahan lama di daluwarsa 1990-an. Pedagang besar yang progresif secara terus-menerus mencari cara yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan pemasok dan pelanggan sasaran mereka yang terus bertambah.

Mereka menyadari bahwa, dalam jangka panjang satu-satunya alasan untuk tetap bertahan hidup adalah penambahan nilai dengan meningkatkan efisiensi dan efektifitas saluran pemasaran secara keseluruhan. Untuk mencapai sasaran itu, mereka harus terus-menerus meningkatkan layanan dan mengurangi biaya.

Ekspansi geografis akan mensyaratkan bahwa distributor mempelajari cara bersaing secara efektif di wilayah yang lebih luas dan beragam. Pedagang besar yang bertahan hidup akan tumbuh lebih besar, terutama melalui akuisisi, merger, dan ekspansi geografis. Tren menuju integrasi vertikal itu, di mana pabrikan berusaha mengendalikan pangsa pasar dengan memiliki perantara pemasaran yang menjual barang mereka ke pasar tetap kuat

Pedagang besar akan terus meningkatkan layanan yang mereka berikan kepada para pengecer (penetapan harga eceran), pemasangan iklan koperasi, laporan informasi pemasaran dan manajemen, layanan akuntan, transaksi online, dan lain-lain. Pedagang besar yang tidak menemukan cara-cara yang efisien untuk menyampaikan nilai kepada pelanggannya akan segera tersingkir. Namun peningkatan penggunaan sistem komputer, otomatisasi, dan internet akan membantu padagang besar menahan biaya pemesanan, pengiriman, dan pemeliharan inventori, yang meningkatkan secara tajam produktivitas mereka.

Pedagang ritel
Pedagang ritel merupakan pelaku terakhir dalam saluran pemasaran. Pada dasarnya pedagang ritel bertugas untuk memberikan pelayanan. Bisa juga disebutkan bahwa Perdagangan eceran adalah kegiatan penjualan kembali (tanpa perubahan teknis) barang baru maupun bekas yang pada umumnya dalam partai kecil oleh toko, toko serba ada (toserba), kios, tempat penjualan melalui pesanan, penjaja dan penjual keliling, perusahaan konsumen, tempat pelelangan, dan sebagainya kepada masyarakat umum untuk penggunaan atau konsumsi perorangan atau rumah tangga.

Perdagangan ritel tediri dari 3 perkembangan utama:
• Toko ritel bahan pangan
• Konsep Supermarket
• Superstore

Tipe Perdagangan ritel:
• Supermarkets
nilai penjualannya melebihi $500,000 per tahun
• Superetters
nilai penjualannya diantara $150,000 – $500,000 per tahun
• Small Stores
nilai penjualannya kurang dari $150,000 per tahun

Tipe Lain dari Perdagangan
Saat ini sudah berkembang beberapa tipe lain dari perdagangan ritel, beberapanya yaitu:

Convenience Food Stores
Jenis seperti ini merupakan toko kecil yang biasanya sebagai pengganti pada saat supermarket sudah tutup. Biasanya konsumen membeli kebutuhan mingguannya di toko seperti ini.
cnt: Alfa mart, Indomart, dll

Specialty Food Stores
Toko ritel yang mengkhususkan produknya ke dalam satu atau beberapa jenis saja seperti toko daging, toko buah-buahan, toko sayuran, took permen, dll.
cnt: Total (mengkhususkan pada produk buah- buahan

Discount Food Stores
Toko ritel yang memberikan diskon khusus untuk pembelian makanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s